Ketika jam dinding berdentang menunjukkan pukul dua pagi, Lina menguap lebar. Di kolom pencarian terakhirnya yang belum sempat selesai diketik, hanya tertulis kalimat gantung: [1]. Ia berniat mencari "Cara mengerjakan soal cerita matematika", tetapi rasa kantuk yang teramat sangat telah mengalahkan segalanya.
Lina menatap layar laptopnya dengan dahi berkerut, sementara tumpukan kertas kerja berserakan di atas meja belajarnya. Malam semakin larut, namun tugas matematika dan pengolahan data miliknya belum juga selesai. Judul riset di riwayat pencariannya mencerminkan kepanikannya malam itu: Cara Pembagian Desimal 18 Images [1, 2, 3]. Ketika jam dinding berdentang menunjukkan pukul dua pagi,
"Ah, begitu rupanya," gumam Lina sambil mencatat rumus tersebut di kertas buramnya. Lina menatap layar laptopnya dengan dahi berkerut, sementara
Lina merebahkan kepalanya di samping laptop yang masih menyala. Angka-angka desimal dan rumus excel itu kini menari-nari di dalam mimpinya, menjadi saksi bisu perjuangannya menaklukkan matematika malam itu. "Ah, begitu rupanya," gumam Lina sambil mencatat rumus
Masalah pertama adalah menyelesaikan soal matematika di bukunya. Ia harus mencari demi memahami konsep yang diajarkan dosennya [1]. Ia membuka salah satu video, memperhatikan bagaimana pecahan campuran harus diubah menjadi pecahan biasa terlebih dahulu, lalu mengubah desimal menjadi persepuluh atau perseratus sebelum akhirnya dibalik dan dikalikan.
Namun tantangannya tidak berhenti di sana. Setelah memahami konsep dasar tersebut, ia harus memasukkan ratusan data hasil praktikumnya ke dalam tabel digital. Ia membuka aplikasi spreadsheet versi lama yang terpasang di komputernya. Jari-jarinya mulai mengetik kata kunci baru: [1]. Beruntung, sebuah artikel blog memberikan panduan yang sangat sederhana. Cukup dengan mengetikkan tanda sama dengan, memilih sel yang akan dibagi, menyisipkan garis miring sebagai simbol pembagi, dan memilih sel pembagi. Begitu tombol enter ditekan, angka ajaib itu langsung muncul.